Tuesday, September 13, 2022

Mahasiswa KKN-TM Tahun 2022 Desa Sumur Gelar Pelatihan Pembuatan Olahan Kripik Jamur Sawit kepada Ibu PKK


Sebagian besar penduduk Desa Sumur bermata pencaharian sebagai buruh di perusahaan sawit dan berkebun karet (penyadap karet) sebagian kecil sebagai wiraswasta, PNS dan lain-lain. Potensi yang dimiliki Desa Sumur , salah satunya diantaranya yaitu limbah yang di hasilkan ketika panen sawit yaitu janjang sawit . Janjang sawit ditumbuhi jamur jawit yang sangat melimpah dan sampai saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Menyoroti hal tersebut, kelompok 76 KKN-TM UPR kemudian berusaha membantu masyarakat, dengan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan cara mengolah keripik jamur sawit menjadi olahan yang bernilai jual.


Kelompok 76 KKN UPR yang terdiri dari Christian hadinata Tarigan, Marina Rahayu, Mega Santia, Afdus Samad, Wisda Wulandari, Anggrely Yesikawila, Meylana Nandathama, Tri Hartati, Yusheila Margaretha, Yoga Artika, Dewi Purtuna, Desi, Raya Susana dan Frans Simanullang melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pada Rabu (24/8/2022).

“Pengolahan jamur sawit merupakan salah satu program pengembalian ekonomi masyarakat pasca pandemic covid 19, ini mempunyai tujuan yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit dalam bentuk jamur yang tumbuh pada tandan kosong kelapa sawit dengan diolah menjadi camilan jamur bernilai ekonomis,” terang Christian Hadinata Tarigan selaku ketua kelompok.

Sebanyak 14 mahasiswa dibawah bimbingan Bapak Dosen Dr. Wilson Daud, M.Si memberikan pelatihan pembuatan keripik jamur sawit, pada (24/8/2022) di Kantor Desa Sumur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua Ibu PKK beserta anggotanya, serta Tokoh Masyarakat. Kegiatan tersebut disambut baik para peserta ibu-ibu PKK.


Kegiatan pembuatan keripik jamur dikerjakan dengan Metode demosntrasi yaitu suatu metode dengan memberikan contoh dan praktek secara langsung pembuatan jamur keripik oleh semua peserta pelatihan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini setelah di lakukannya pelatihan selanjutnya dilakukannya pendampingan.

Kepala Desa Sumur, Bastian menyampaikan harapannya dengan adanya pelatihan seperti ini dapat menciptakan peluang usaha yang luas dan membuka lapangan kerja bagi perempuan sehingga dapat meningkatkan usaha pendapatan bagi perempuan.

“Saya berterimakasih kepada adik adik KKN yang telah memberikan pelatihan dan kurang lebih selama satu bulan berkontribusi dan membantu dalam setiap kegiatan di desa. Semoga sukses dan dapat menjadi generasi penerus untuk kemajuan bangsa Indonesia” tutup Bastian.


Previous Post
Next Post

0 comments: