Tuesday, January 25, 2022

Konferensi Pers Gerakan solidaritas pemuda Kalimantan Tengah" menuntut Edy Mulyadi, dkk

     Menyikapi belakangan ini  ini publik dihebohkan oleh video viral pernyataan Edy Mulyadi dan kawan-kawan tentang kalimantan. Video yang berdurasi 57  detik itu tengah viral disosial media dan membuat masyarakat Kalimantan Geram dengan pernyataan Edy Mulyadi.

    Dalam video tersebut sangat jelas menyebutkan Kalimantan tempat jin buang anak, gendorowo bahkan monyet. Berakar dari permasalahan tersebut Pemuda & Mahasiswa Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Pers "Gerakan Solidaritas Pemuda Kalimantan Tengah" (25/1/2022) yang terdiri dari Cipayung Plus Kota Palangka Raya, Cipayung Plus Provinsi Kalimantan Tengah, BEM Se-Kota Palangka Raya, dan HIMA Kabupaten Se-KALTENG".

    Tentu melalui ini pemuda Kalimantan tengah merapatkan barisan,usir manusia yang ingin memecah belah persatuan bangsa Indonesia, sebab edy mulyadi melukai hati kami orang Kalimantan, karena dengan sengaja rasisme terhadap masyarakat kalimantan". Ditegaskan juprianto selaku korlap gerakan.

    Lanjutnya, Kalaupun  ia mau menolak pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) silahkan saja, namun jangan menyebut Kalimantan tempat jin buang anak, genduruwo dan monyet. Kami juga dengan tegas menyampaikan melalui media jangan diplintir ke agama terkait pernyataan edy dkk ".

   Obi seprianto, selaku ketua PMKRI Palangka Raya dan asli pemuda Kalimantan yang hadir dalam konferensi pers tersebut menyayangkan narasi yang disampaikan edy muliady, dkk yang menyakiti masyarakat Kalimantan, apabila ingin menyampaikan kritikan terhadap pemindahan ibu kota negara silahkan sampaikan dengan cara yang baik, jangan malah  merendahkan orang Kalimantan.

   Adapun tuntutan yang disampaikan dalam Konferensi Pers Gerakan Solidaritas Pemuda Kalimantan Tengah yaitu terdapat tiga poin. 

   Pertama, Melalui Polda Kalimantan Tengah Mendesak Kapolri memproses Edy Mulyadi sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

   Kedua, kami mendorong MADN untuk segera mungkin melaksanakan sidang adat terhadap Edy Mulyadi, dkk.

   Dan poin Ketiga, kami tegaskan "Mendesak Edy Mulyadi melakukan permintaan maaf kepada masyarakat Kalimantan melalui media setelah melakukan sidang adat"

 

Penulis, Crew Suaradionisius.com


Previous Post
Next Post

0 comments: