Tuesday, November 17, 2020

ADRENALIN YANG TERPICU

 


Waktu yang kadang memberi kesempatan untuk kembali mengingatnya,

dari sudut kota cantik ini, disisi kamar ini melintasi dalam pikiran kosongku,

memandang pada sebuah kaca yang berisi air hitam dengan rasa sedikit manis.

 

Siapa yang bisa menyangka ketika pada saat itu

seseorang memetik buah yang membuatnya tertarik

lalu melemparkannya kedalam gerombolan domba-domba

yang malang berada dekat disekitarnya. Apa yang terjadi ?

 seketika itu akan menarik hormon-hormon dari dalam dirinya,

 kegembiraan keceriaan yang menyelimuti suasana itu.

 

Begitupun yang terjadi pada diri kita, ketika ada seseorang

yang dapat memunculkan hormon itu, kita dirangsang lalu dikendalikan

 perlahan-lahan agar mengejar objek itu. Ada daya tarik tersendiri,

hati dan pikiran yang begitu cepat melaras seakan ditunjuk begitu saja,

tanpa ada rasa sedikitpun keraguan yang mendalam pada dirinya.

 

Dengan egoisnya, rasa itu mulai membulat mengelilinginya.

Hingga pada suatu ketika, dengan cepat datangnya emosi yang tak terkendali,

memecah belah, lalu pergi menghilang begitu saja bagaikan

asap tersapuh oleh tekanan angin, tanpa sebait kata.

Kekacauan dan kekecewaan yang datang menyelimutinya,

membuatnya serasa tidak berarti lagi.

Waktu terus berputar, melupakan tidak semudah mengingat,

 dimuseumkan dalam sebuah memori kepalanya, hingga pada akhirnya datang,

dipicu kembali oleh segenggam kaca barisi air hitam sedikit manis.

           

Karya : Eduardus Setno


Previous Post
Next Post

1 comment:

  1. ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    ReplyDelete