Friday, February 26, 2021

PENTINGNYA KERJASAMA SEMUA ASPEK DALAM MENGAWASI PERKEMBANGAN GENERASI

 Oleh : Alexander Nanga

Foto: Peserta dan Panitia Latihan Kepemimpinan Kader

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Dalam kesempatan kali ini perhimpunan mahasiswa katolik republik indonesia mengadakan suatu kegiatan yaitu Latihan Kepemimpinan Kader (LKK). Para peserta diibekali materi setelah akhirnya diberi kesempatan untuk bergaul dan hidup dengan masyarakat langsung untuk melakukan analisis sosial. Analisis sosial ini dilakukan selama tiga hari di kelurahan jingah kecamatan Teweh Baru kabupaten Barito Utara dan dibagi beberapa kelompok di mana di dalam kelompok tersebut beranggotakan dua orang.

Selama beberapa hari di sana kami beraktivitas dan berbaur dengan masyarakat di desa tersebut untuk melakukan analisis dengan metode pendekatan sehingga dari metode pendekatan ini saya mendapatkan informasi mengenai permasalahan sosial yang ada di desa ini yang menarik bagi saya untuk dibahas. Dari perbincangan kami dengan beberapa warga setempat, mereka mengatakan bahwa di desa tersebut banyak anak-anak di bawah umur yang mengkonsumsi minuman oplosan. Selain itu banyak terjadi kasus pencurian yang kemungkinan besar dua masalah ini memiliki keterkaitan satu sama lain.  Maksudnya ialah kasus pencurian ini dilakukan oleh mereka yang juga mengkonsumsi minuman oplosan. Karena masih di bawah umur dan belum memiliki penghasilan, mereka mencuri sebab ketergantungan dengan alkohol.


Foto: Berbaur dan beraktivitas bersama warga desa Jingah

Sehingga dari permasalahan diatas saya memiliki beberapa solusi yang dapat saya tawarkan :

1.  Pihak keluarga/ orang tua

Pihak keluarga sangat penting dalam mengawasi perkembangan, mengontrol pergaulan anak-anak mereka. Karena keluarga adalah aspek yang paling penting dalam pembentukan karakter anak. Keluarga harus menjadi tempat yang nyaman dan rumah yang selalu terbuka bagi anak-anak.  

2.  Pihak Pemerintah dan Keagamaan

Tidak dapat dipungkiri, pemerintah mempunyai wewenang yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan generasi penerus. Beberapa hal yang dapat pemerintah lakukan untuk membantu perkembangan anak-anak muda adalah dengan mengaktifkan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, Pemuda gereja, Orang Muda Katolik (OMK), pemuda masjid, dll. Serta melakukan sosialisasi tentang bahaya miras, Napza, Narkoba, pergaulan bebas, dan lain-lain yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Kesimpulan :

Dari hasil analisis tersebut saya menarik kesimpulan bahwa Perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak (pemerintah, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, dan keluarga) dalam menjaga perkembangan generasi bangsa. Dengan demikian perlu  adanya peningkatan  peran dari berbagai pihak sehingga dapat mengurangi terjadinya penyimpangan secara khusus peningkatan konsumsi minuman oplosan pada anak di bawah umur di desa Jingah ini.

Previous Post
Next Post

0 comments: