Tuesday, November 16, 2021

RETRET : Berikut Materi Yang Disampikan “Dipanggil, Dipilih dan Diutus”.

 

Dalam kegiatan Retret PMKRI Cabang Palangka Raya yang dilaksanakan pada tanggal 05-07 November 2021 di Stasi Eccehomo Palangan, ada beberapa materi yang menjadi dasar penguatan untuk peserta memahami untuk dia dipanggil, dipilih dan diutus. Dalam penyampaian materi tersebut terbagi kedalam tiga sesi yang dimana sesi pertama dan kedua dibawakan langsung oleh Rm. Alfonsus Danang Widhi Anggoro, Pr selaku pastor moderator PMKRI Cabang Palangka Raya dan  sesi terakhir adalah sharing dari tokoh umat tentang satu dengan gereja yang dibawakan Kepala desa Palangan bapak Anastasius Delik, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Alexius Esliter dan DEPERTIM PMKRI Cabang Palangka Raya Ibu Antonia Kupa.

Penyampaian materi oleh Pator Moderator, Rm. Alfonsus Danang Widhi Anggoro, Pr ialah bagaimana peserta retret memaknai perutusan “Roh Tuhan Ada Padaku” dalam materi ini Pastor mengajak peserta untuk mampu mengembangkan dan mengetahui bakat/potensi, panggilan hidup dan arah hidup panggilan jiwa. Dalam materi ini juga diharapkan peserta retret dapat mengembangkan diri dan harus mampu secara terus menerus untuk memperbaharui dan mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.

Dalam sesi sharing bapak Anastasius Delik banyak memberi motivasi kepada peserta retret seperti apabila menginginkan perubahan dalam diri jangan berhenti mengikuti orang yang memberikan pengalaman dalam hidup dan sebaik-baiknya manusia lebih baik berguna bagi orang lain dengan berbagai bentuk keterlibatan dan profesi yang kita miliki. Dia juga menegaskan khusus untuk kader-kader katolik seseorang tidak akan mungkin dapat bertumbuh dan berkembang apabila tidak ada keseimbangan yaitu diimbangi kegiatan-kegiatan positif yang didalam gereja.

Ibu Antonia kupa juga menyampaikan seorang anak muda secara terkhusus yang terlibat dalam organisasi-organisasi dalam hal ini PMKRI, harus memiliki sikap peduli terhadap sesama dan mampu beradaptasi dengan siapa saja, tetapi harus selektif karena persahabatan/pertemanan mempengaruhi masa depan kita dalam artiannya apabila kamu berada dalam lingkungan pencuri pasti kemungkinan besar kamu akan menjadi pencuri. Dia menegaskan kembali kader PMKRI harus memiliki kualitas dalam diri seperti kemampuan dalam penguasaan teknologi, komunikasi serta pengetahuan lainnya yang bermanfaat dalam menunjang masa depan yang cerah. Diakhir penyampaian ibu Antonia juga menyampaikan dalam satu hari sediakan waktu untuk tuhan karna ketika kita menyediakan waktu untuk Tuhan biarkan dia berkarya dalam diri kita.

Dalam kesempatan yang sama bapak alexius Esliter juga menyampaikan kepada peserta retret dalam menjalankan segala aktifitas dalam organisasi maupun dalam tempat kita bekerja tidak perlu hitung-hitung kerjakan dan lakukan dengan hati karna kita tidak tau langkah/jalan yang sudah disiapkan tuhan untuk kita kedepannya melalui apa yang kita kerjakan hari ini. Bapak alexsius juga menegaskan kita semua hadir kedunia ini sebagai pemimpin dalam lingkaran kecilnya adalah pemimpin untuk diri kita sendiri, maka mulai tanamkan konsep dalam diri pemimpin adalah pelayan maka percaya lah akan berbuah baik dalam menjalankan segala aktifitas kehidupan.

Penulis, Crew SuaraDionisius

Previous Post
Next Post

0 comments: