Thursday, October 21, 2021

Resensi Buku : Menjadi Gereja Yang Berbelarasa

 

Judul buku : Menjadi Gereja Yang Berbelarasa

Penulis buku : Mrg. Ignatius Suharyo

Penerbit buku : Dewan karya pastoral keuskupan Bandung

 

Pembukaan : Puji syukur kehadiran Tuhan yang Maha Esa karena berkat dan penyertaan nya saya dapat menyelesaikan resensi buku ini dengan baik. Resensi buku ini untuk memenuhi tugas PMKRI , buku ini sangat menarik untuk dibaca ,dan di dalamnya menceritakan tentang belarasa,kata-kata sederhana, serta keluarga dan komunitas dan juga memperoleh penjelasan pemahaman, sekaligus mengetahui secara konkret cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mudah – mudahan resensi ini dapat dimengerti dan bermanfaat, sehingga pembaca berminat untuk membaca.

Tema : Belarasa

Kekurangan buku : kekurangan nya adalah ada sebagian ayat alkitab yang disertai dengan isi nya dan sebagiannya hanya menyebutkan ayat-ayat.

Kelebihan  buku : Buku ini sangat bagus mempunyai isi bab yang menarik dan setiap akhir cerita selalu menyertai makna dan pesan atau akhir kata yg sangat menarik.

Sinopsis  : Di dalam buku ini  ada beberapa hal yang perlu diyakini supaya gerakan Kerajaan Allah ini menjadi semakin kreatif dan menjawab tantangan nyata. Pertama, selalu saja ada berbagai masalah dalam masyarakat. Entah itu masalah sosial, politik, ekonomi, budaya atau yang lain, bagi murid-murid Kristus semua itu adalah tantangan dan peluang iman. Kedua, ketika nampak bahwa semua masalah itu sebagai tantangan iman, suatu pertanyaan diajukan, "Apa yang perlu atau harus kita lakukan, agar lingkungan hidup kita menjadi semakin manusiawi dan dengan sendirinya semakin Kristiani juga?" Namun tidak semua orang dapat mengajukan pertanyaan pokok itu. Tidak sedikit yang tidak ambil pusing ketika berhadapan dengan masalah-masalah kehidupan dalam masyarakat. Tidak mustahil pula, ada yang berontak dan marah terhadap keadaan itu dan melakukan tindakan-tindakan tak terpuji misalnya dalam bentuk kekerasan. Di dalam diri para murid Yesus diharapkan tumbuh dan berkembang kompetensi yang disebut belarasa, yang perlu terus menerus diasah. Dari bela rasa inilah akan muncul sebagai prakarsa kreatif pelayanan kasih.

Nilai-nilai : Dari pengajaran ini kita belajar bagaimana menjadi murid Tuhan yang berbelarasa dan dapat meneguhkan atau mendewasakan iman kita.

Kutipan buku

Saya pribadi sangat senang ketika membaca buku ini saya sadar bahwa di dalam buku ini kita di ajarkan untuk peduli terhadap orang-orang di sekeliling kita. Mereka ingin berbagi kegembiraan, sudah selayaknya kita memberikan apresiasi. Ketika ingin berbagi kesedihan, sudah selayaknya kita memberikan bahu kita untuk menangis.

Penutup : Secara umum buku ini sangat bagus dan cukup mudah untuk dipahami , sehingga tepat dijadikan pelajaran motivasi bagi manusia , agar mengerti apa artinya belarasa terhadap sesama karena kita sebagai mahluk sosial kita membutuhkan orang lain sebaliknya pun demikian karena sejatinya manusia diciptakan untuk saling membantu ( Belarasa ). Dan juga melalui buku ini penulis mengajak pembaca untuk melakukan perbuatan-perbuatan kasih kepada sesama.

Penulis, Rina Tri Cenci

Editor, PRT PMKRI Cab. Palangka Raya

 

Previous Post
Next Post

0 comments: