Saturday, May 23, 2020

TRANSFORMASI TINGKAH LAKU MANUSIA DI TENGAH PANDEMI VIRUS CORONA (COVID-19)

Oleh : Rizky Pratama

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), siapa yang tidak tau dan belum mendengar tentangnya, kerena dalam beberapa bulan terakhir ini virus ini begitu menebar teror bagi keberadaan umat manusia, benda renik tak kasat mata dengan penularan begitu cepat dan masif, Virus Corona (COVID-19) menyerang kekebalan tubuh (imunitas) manusia, apabila ada komplikasi penyakit  akan berakibat fatal hingga berujung dengan kematian, ini menjadi hal serius bagi semua Negara untuk mengantisipasi penyabaran virus ini.
 
Asal muasal Virus Corona  (COVID-19) diduga berasal dari pasar ikan Huanan yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) ini memiliki masa inkubasi maksimal 14 hari, yang menyebar melalui kontak fisik, media barang yang sudah terkontaminasi orang yang positif terkena virus corona dan melalui udara melewati aerosol orang yang positif virus corona, gejala yang ditimbulkan seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam, dan sesak nafas hingga pada tahap yang lebih serius menyebabkan pneumonia.

Virus Corona (COVID-19) tanpa disadari sudah merubah tatanan sosial masyarakat, sebuah kegiatan yang mengundang orang banyak pun tidak relavan lagi dilakukan, kini dunia seperti berukuran luas rumah serta tempat teraman bagi setiap orang untuk sejenak melepas rutinitas melelahkan, saatnya keluarga menghabiskan waktu berkumpul di rumah saja, tidak dianjurkan lagi untuk menghabiskan waktu diluar guna menghindar terkontaminasi orang yang terinfeksi Virus Corona (COVID-19).

Masyarakat dibuat gundah gulana dengan kondisi saat ini, aktivitas yang bebas saja tidak lagi bisa dirasakan, rencana yang ingin dilakukan jauh-jauh hari harus diurungkan, dibulan ini para perantau harus menunda mudik agar tidak membawa Virus Corona (COVID-19) ke kampung halaman, juga menghindari pemudik sebagai fasilitator virus menyebar ke orang tua dan sanak saudara, apalagi orang tua lanjut usia  yang lebih rentan terinfeksi. Walaupun ditubuh si pemudik gejala yang ditimbulkan tidak kelihatan karena sistem imun yang mampu menetralkan reaksi virus, tetapi dalam tubuh orang tua lanjut usia sangat rentan karena memiliki sistem imun lemah, apalagi yang  memiliki riwayat penyakit, tercatat pada usia lanjut sangat beresiko kematian terinfeksi Virus Corona (COVID-19) sangat besar.

Tampaknya akan lama memulihkan keadaan saat ini, pergejolakan sungguh sangat di rasakan warga dunia dalam beberapa bulan terakhir, menunggu vaksin antivirus yang tak kunjung ada kabarnya, sampai kapan Virus Corona (COVID-19) ini terus eksis dimuka bumi dan mengahantui seluruh warga dunia, begitu kira-kira pertanyaan yang berkecamuk di pikiran.

Keberadaan  warga dunia saat ini, layaknya menjadi tahanan Virus Corona (COVID-19) dengan membatasi aktivitas ruang gerak masyarakat, apakah kita harus takluk dengan ancaman virus ini, benarkah dunia sudah dikuasai Virus Corona (COVID-19) sepenuhnya, kita tidak akan dapat merubah keadaan sekarang, tapi rasa optimis tidak pernah padam, melihat tenaga medis yang berjuang di garis terdepan melawan Virus Corona (COVID-19) rela tak dapat berkumpul dengan keluarga, ini sepatutnya didukung dengan masyarakat yang cerdas serta masyarakat bijak dalam menaati peraturan yang sudah ditetapkan.

Kini tidak ada yang bisa disalahkan, apalagi protes pada keadaan hanya dengan bergenggaman tangan kita mampu keluar dari masalah yang pelik ini, mari melakukan gerakan hidup sehat dengan prilaku hidup bersih dan sehat kunci utamanya, dengan begitu kita ikut berpartisipasi dalam membantu mengatasi Virus Corona (COVID-19).

Penyebaran Virus Corona (COVID-19) secara masif dan global (pandemi) begitu meresahkan warga dunia ini, dalam banyak kasus angka kematian begitu besar dan menjangkiti semua kalangan masyarakat, baik dia kaya maupun miskin tak luput dari infeksi virus ini. Kekhawatiran terjangkit Virus Corana membuat pola tingkah laku manusia pun berubah drastis, dengan terus menaati protokol kesehatan yang dianjurkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia seperti menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh wajah, menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker, jaga jarak, isolasi mandiri, dan menjaga kesehatan.

Dilansir pada KOMPAS.com protokol kesehatan memiliki prosedur. Pertama, selalu menjaga kebersihan tangan dengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, apabila permukaan tangan tidak terlihat kotor. Namun apabila tangan kotor maka bersihkan menggunakan sabun dan air mengalir. Kedua, jangan menyentuh wajah apabila tangan belum bersih, sebisa mungkin hindari menyentuh area wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut agar virus tidak masuk ke dakam tubuh. Ketiga menerapkan etika batuk dan bersin terlepas apakah kita terkontaminasi virus corona atau tidak. Keempat, menggunakan masker wajib dipakai apabila berpergian ke luar rumah. Kelima, jaga jarak juga dikenal dengan istilah physical distancing, untuk menghindari terjadinya kontaminasi virus dari orang ke orang lain, kita harus senantiasa menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Keenam, isolasi mandiri yang bertujuan untuk secara sadar dan sukarela melakukan isolasi mandiri di dalam rumah, apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak napas. Ketujuh, menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan fisik saat didalam rumah maupun diluar rumah dengan berjemur disinar matahari pagi selama beberapa menit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan.    

Keadaan saat ini bisa dikatakan dengan istilah (new normal), dengan menyesuaikan pola hidup yang tentunya ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan masyarakat kepada kesehatan, dengan kondisi seperti ini diharapkan masyarakat bisa beradaptasi untuk tetap menjalankan aktivitas  ditengah penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Previous Post
Next Post

1 comment:

  1. Numpang promo ya gan
    kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
    ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;) :*

    ReplyDelete